Friday, September 5, 2014

Lowongan Waiters Inul Vizta Metro Lampung

KarirLampung.com - Lowongan Waiters Inul Vizta Metro, Lampung - Inul Vizta menjadi satu-satunya karaoke keluarga yang pertama kali dalam sejarah Superbrands Indonesia, yang berhasil mendapatkan penghargaan Superbrands 2013-2014 untuk kategori Entertainment.
Membuka Outlet Di Mtero Lampung, Di Jalan Jend. Sudirman, No. 64 Metro Lampung.

Waiters
Job Desc: Pelayan dalam menerima tamu, dan mengantarkan pesanan

Persyaratan:
1. Wanita
2. Usia Maksimal 23 Tahun
3. Lulusan SMA/SMK/D1 PERHOTELAN/ SEDERAJAT
4. Berpengalaman dalam bidang jasa dan pelayanan
5. Berdedikasi dan Disiplin tinggi terhadap perkerjaan
6. Mampu berkerjasama dalam Tim maupun Individual
7. Berpenampilan Merarik
8. Bersedia berkerja Shift

Lamaran Antar langsung ke Inul Vizta Metro Lampung
Jalan Jend. Sudirman, No. 64 Metro Lampung 34111
Rspv : (0725) 7852 111

Sumber informasi: HRD INul Vizta, via submit form KarirLampung.com, tanggal 3 Maret 2014

Jangan lupa, follow kami di Twitter @KarirLampung dan Facebook KarirLampungDotCom. Semoga informasi Lowongan Kerja Lampung Terbaru di KarirLampung.com yang kami sajikan ini bermanfaat dan bisa membantu mengurangi jumlah pengangguran di Lampung.

Thursday, September 4, 2014

Suplai logistik untuk tukang

"You are always a student, never a master. You have to keep moving forward"
-Conrad Hall-

Di suatu pagi, seorang teman berkunjung, biasa lah ngobrol sana sini :) Dari sharing kabar, kegiatan, kondisi kesibukan masing-masing hingga peluang-peluang.

Dari ceritanya, ada satu peluang yang kiranya cukup menarik menjadi alternatif usaha ekonomis. Kalau rekan-rekan punya kenalan, teman dekat, kerabat/famili yang berkecimpung di bidang teknik sipil, pemborong gedung, bangunan, jalan jembatan dll, coba manfaatkan kesempatan ini. Biasanya para pemborong/mandor membawahi para tukang. Para tukang/pekerja lapangan ini tidak sedikit ternyata juga merupakan kerabat sendiri dari si mandor, bisa pula temen/tetangga sekampung di desa, dsb. Oleh karenanya para tukang ini, umumnya nurut, manut, ngikut, loyal sama sang mandor (iya lah, bos nya, hehe). Pengerjaan proyek (gedung bangunan jalan jembatan dsb), seringkali memakan waktu tidak sebentar. Di kota2 besar biasa kita jumpai untuk para tukang dibuatkan rumah bedeng, temporer, sementara utk tinggal selama menyelesaikan proyek yang ditangani.

Nah peluang/kesempatannya adalah menawarkan kepada si mandor, si bos, pemborong untuk menjadi penyuplai logistik kebutuhan sehari-hari para tukang. Misal kebutuhan makan (3 kali dalam sehari), rokok, sabun mandi sabun cuci dll. Mereka para tukang secara terjadwal dikirimi nasi bungkus/nasi kardus untuk pagi, siang, malam. Tiap akhir pekan --misal-- tinggal potong gaji saja, total tagihan belanja para tukang (tercatat rapi administrasinya) dimintakan ke si mandor. Tentu imbal jasa bagi si mandor bisa jadi berupa fasilitas makan gratis khusus si mandor, atau sejenisnya.

Coba bayangkan kalau si mandor membawahi 30 orang tukang, mengerjakan gedung apartemen 20 lantai selama 4 bulan. Jatah makan tukang sehari 3 kali = 20 ribu/orang. Lumayan kan ? :D

Ya begitulah ringkasnya peluang yang bisa dimanfaatkan bila kesempatan seperti ini kita miliki. Coba saja, bila situasinya memang rekan2 jumpai yang cocok seperti gambaran di atas :)

Wednesday, September 3, 2014

Pengertian Tugas Fakultatif Tambahan

Pengertian Tugas Fakultatif (Tambahan) – Tugas Fakultatif (Tambahan) adalah/ Tugas Fakultatif (Tambahan) yaitu/ Tugas Fakultatif (Tambahan) merupakan/ yang dimaksud Tugas Fakultatif (Tambahan)/ arti Tugas Fakultatif (Tambahan)/ definisi Tugas Fakultatif (Tambahan).
Tugas Fakultatif (Tambahan) adalah

Tugas Fakultatif (Tambahan) adalah tugas yang bersifat tambahan atau pelengkap terhadap tugas essensial. Tugas ini diselenggarakan oleh Negara untuk dapat memperbesar kesejahteraan rakyat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dalam segala aspeknya, misalnya pemeliharaan fakir miskin, menyelenggarakan pendidikan, dan lain-lain.
Demikian informasi tentang Pengertian Tugas Fakultatif (Tambahan) semoga bisa berguna.

Monday, September 1, 2014

Inilah Bukti Bahwa Orang Tua Sering Membohongi Anaknya


Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia. Itulah Kebohongan orang tua pada anaknya. Apa bukti bahwa mereka suka berbohong pada anaknya?


Cerita bermula ketika masih kecil, sebut saja si Andi, terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, sang Orang Tua sering memberikan porsi nasinya untuk Andi. Sambil memindahkan nasi ke mangkuk Andi, Orang Tua berkata : “Makanlah nak, aku tidak lapar”. KEBOHONGAN Orang Tua YANG PERTAMA


Ketika Andi mulai tumbuh dewasa, Orang Tua yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekat rumah, Orang Tua berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, Orang Tua memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu Andi memakan sup ikan itu, Orang Tua duduk disampingnya dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang Andi makan. Andi melihat Orang Tua seperti itu, hatinya tersentuh juga, lalu menggunakan sendok dan memberikannya kepada Orang Tua’nya. Tetapi sang Orang Tua dengan cepat menolaknya, ia berkata : “Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan” . KEBOHONGAN Orang Tua YANG KEDUA


Sekarang Andi sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abangnya dan dia, Orang Tua pergi ke koperasi pembuatan kotak korek api untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel merk’nya, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, Andi bangun dari tempat tidurnya, melihat Orang Tua masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaanny menempel kotak korek api. Andi berkata :”Ibu/bapak, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu/bapak masih harus kerja.” Orang Tua tersenyum dan berkata :”Cepatlah tidur nak, aku tidak capek”. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KETIGA


Ketika ujian tiba, Orang Tua meminta cuti kerja supaya dapat menemani Andi pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, Orang Tua yang tegar dan gigih menunggu Andi di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Orang Tua dengan segera menyambut Andi dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untuknya. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat Orang Tua yang dibanjiri peluh, Andi segera memberikan gelasnya untuk Orang Tuanya sambil menyuruhnya minum. Orang Tua berkata :”Minumlah nak, aku tidak haus!”. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KEEMPAT


Setelah kepergian sang ayah tercinta karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai seorang ayah dan juga ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumah Andi pun membantu ibu baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan keluarga Andi yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibu Andi untuk menikah lagi. Tetapi Orang Tua yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : “Saya tidak butuh cinta”. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KELIMA


Setelah Andi dan abangnya semua sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Abang Andi yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : “Saya punya duit” . KEBOHONGAN Orang Tua YANG KEENAM


Setelah lulus dari S1, Andi pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya Andi pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, Andi bermaksud membawa ibunya untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepada Andi “Aku tidak terbiasa”. KEBOHONGAN Orang Tua YANG KETUJUH


Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, Andi yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Andi melihat ibu yang terbaring lemah di ranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap Andi dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibu Andi sehingga ibunya terlihat lemah dan kurus kering. Andi sambil menatap ibunya sambil berlinang air mata. Hatinya perih, sakit sekali melihat ibunya dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : “Jangan menangis anakku, Aku tidak kesakitan” .KEBOHONGAN Orang Tua YANG KEDELAPAN.


Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibu Andi tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kali.


Published with Blogger-droid v2.0.4